Try to find the Light

April 27, 2008

Ayat-ayat Cinta in News

 

Walaupun sebenarnya, aku termasuk yang tidak puas dengan film Ayat-ayat Cinta, tapi turut berbangga juga pada boomingnya film ini…

Ternyata film ini banyak juga disorot oleh negara-negara lain, sampai ke Afrika loh. Dibawah ini daftar pemuatan artikel mengenai film Ayat-ayat Cinta di beberapa Surat Kabar dunia, daftar ini aku dapatkan dari Milist yang aku ikuti.

Indeks:


1. Islamic Movie ‘Ayat Ayat Cinta’ Wows Indonesian Audiences (VOA)

http://www.voanews.com/english/2008-03-13-voa10.cfm


2. Indonesian film shows true face of Islam (IslamOnline.com)

3. Indonesian blockbuster film shows gentle Islam face (TheGlobeAndMail.com from Reuters)

4. Ayat Ayat Cinta shows gentle Islam face (Arab Times Online)

5. Islamic love story with a message a hit film (National Post)

6. Touching story brings President to tears. Muslim love story becomes Indonesian hit (Al-Arabiya)

7. Popular Islamic film tells a universal love story (Contra Costa Times from Associated Press)

8. Indon Islamic love movie draws record crowd (Straits Times)

9. REFILE-Indonesia blockbuster film shows gentle Islam face (Reuters Africa)

10. Islamic romance storms Indonesian box office (ABC Australia)

11. Movie taps religious pride in the world’s most populous Muslim nation (Canadian Press)

http://canadianpress.google.com/article/ALeqM5gjfXPqYGdcAZAgh7N8rxkaGOAQew

12. ‘Verses’ attests to tolerance of Islam (Times Union, Albany, NY)

http://timesunion.com/ASPStories/Story.asp?StoryID=67565&Category=ARTS&LinkFrom=RSS

 

 

Apa kabar RUU Anti Pornografi & Anti Pornoaksi?

Diarsipkan di bawah: Artikel, Islam, Kegiatan Islami, Kisah Islami — Tag:, — fisan @ 11:00 am

Tubuhku Adalah Milikku    

Refleksi Oleh : Redaksi 11 May 20065:30 pm


Wardiman Sujatmoko


Ada  sebagian wanita yang berpendirian, karena tubuhnya adalah miliknya maka  ia bebas memperlakukan tubuhnya itu, bebas menampilkan tubuhnya melalui  dandanan yang sesuai dengan keinginannya di depan publik.


Kisah nyata berikut ini terjadi di sebuah apotek di bilangan
Jakarta  Barat. Seorang wanita muda masuk ke dalam apotek dan langsung menuju  petugas penerima resep. Ia berpenampilan seksi, dengan rok pendek dan  kaus ketat membalut sebagian tubuhnya sehingga masih nampak bagian  perut (pusar).


Setelah menyerahkan resep dokter, ia mengambil tempat duduk persis di  sebelah laki-laki muda yang sejak awal mengikuti kedatangan wanita muda  ini dengan tatapan matanya.Dengan suara perlahan namun dapat didengar orang di sekitarnya, lelaki muda itu membuka percakapan, “mbak tarifnya berapa?”

 


Si perempuan muda nampak terkejut. Ia menatap dengan marah kepada lelaki tadi. Kemudian dengan nada ketus menjawab, “saya bukan pelacur, bukan wanita murahan…”!!Si lelaki muda tak kurang marahnya. “Siapa yang bilang mbak  pelacur atau wanita murahan. Saya cuma menanyakan tarif, karena cara  mbak berdandan seperti sedang menjajakan sesuatu.”

 


Terjadi ‘perang mulut’ yang membuat pengunjung apotek ikut menyaksikan. Dengan nada tinggi si wanita muda berkata ketus, “tubuh saya milik saya, saya bebas mau ngapain aja dengan tubuh ini, dasar pikiranmu saja yang kotor…”


Si lelaki muda tak mau kalah. “Saya bebas menggunakan mata  saya. Saya juga bebas menggunakan mulut saya termasuk untuk menanyakan  berapa tarif kamu. Saya juga bebas menggunakan pikiran saya…”


Si wanita muda tak kehabisan argumen. “Saya bisa melaporkan kamu ke polisi dengan tuduhan telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan.”


 “Silakan,” kata si lelaki. “Saya juga bisa menuntut kamu dengan tuduhan  melakukan perbuatan tidak menyenangkan, antara lain karena kamu telah  mengganggu ketenangan ‘adik’ saya. Kamu ke apotek mau menebus obat atau  mau membangunkan ‘adik’ saya?”


Mungkin karena malu, si wanita muda itu sekonyong-konyong meninggalkan  apotek, padahal urusannya sama sekali belum selesai. Sedangkan si  lelaki, setelah selesai dengan urusannya ia pergi ngeloyor dengan wajah  bersungut-sungut.


Sumber: Harian BERITA
KOTA, edisi Rabu, 10 Mei 2006, Kapling Rakyat, hal. 10.

 

Blog pada WordPress.com.